FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENTS BERDASARKAN FRAUD HEXAGON MODEL PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI
DOI:
https://doi.org/10.0120/jkb.v4i1.438Keywords:
Fraud Hexagon Model, Fraudulent Financial Stataments (FFS)Abstract
Fraudulent Financial Statements (FFS) merupakan bentuk kecurangan laporan keuangan yang menimbulkan kerugian paling besar dibandingkan skema fraud lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor di dalam fraud hexagon model yang terdiri dari stimulus, kapabilitas, kolusi, peluang, rasionalisasi, dan ego terhadap FFS. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi perusahaan mencakup 29 perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 9 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik menggunakan software SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, faktor rasionalisasi dan ego berpengaruh positif signifikan terhadap kemungkinan terjadi atau tidak terjadinya FFS. Sedangkan faktor stimulus, kapabilitas, kolusi dan peluang berpengaruh tidak signifikan terhadap kemungkinan terjadi atau tidak terjadinya FFS. Kemudian secara simultan, faktor stimulus, kapabilitas, kolusi, peluang, rasionalisasi, dan ego berpengaruh signifikan terhadap kemungkinan terjadi atau tidak terjadinya FFS.
Downloads
References
ACFE. (2024). Occupational Fraud 2024 : A Report to the Nations. 1–106. https://legacy.acfe.com/report-to-the-nations/2024/
Alfarago, D., & Mabrur, A. (2022). Do Fraud Hexagon Components Promote Fraud in Indonesia ? Etikonomi, 21(2), 399–410. https://doi.org/DOI:10.15408/etk.v21i2.24653
Barezki, M. B., Fuadah, L. L., & Yulianita, A. (2023). Relevansi Fraud Hexagon Theory terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Sektor Perbankan di Indonesia Tahun 2017-2021. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5, 927–931. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i3.650
Daresta, T., & Suryani, E. (2022). Pengaruh Faktor-Faktor Kolusi Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. SEIKO : Journal of Management & Business, 5(2), 342–351. https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i2.2893
Kusumosari, L., & Solikhah, B. (2021). Analisis Kecurangan Laporan Keuangan Melalui Fraud Hexagon Theory. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(3), 753–767. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i3.735
Maharani, A. S. (2018). Analisis Fraud Pentagon Theory Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan (Studi pada Perusahaan LQ-45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2014-2016).
Nadia, N., Nugraha, N., & Sartono, S. (2023). Analisis Pengaruh Fraud Diamond Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Bank Umum Syariah. Jurnal Akuntansi Dan Governance, 3(2), 125. https://doi.org/10.24853/jago.3.2.125-139
Nadziliyah, H., & Primasari, N. S. (2022). Analisis Fraud Hexagon Terhadap Financial Statement Fraud Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur, Utilitas Dan Transportasi. Accounting and Finance Studies, 2(1), 21–39. https://doi.org/10.47153/afs21.2702022
Parso, P., & Mansur, M. (2025). Revenue Recognition Evaluation in Construction Companies. Jurnal Multidisiplin Sahobu, 5(02), 289–298. https://doi.org/10.58471/jms.v5i02
Pramana, Y., & Hermawan, A. W. (2022). The Construction Industry and Financial Statement Fraud : A Literature Review of Fraud Triangel theory. Journal of Accounting Issues, 1(1), 47–53. https://doi.org/https://doi.org/10.56282/sar.v1i2.225
Ramadhan, L. S., & Ariani, K. R. (2024). Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan Model Fraud Hexagon (Studi Kasus PAda Perusahaan Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2022). Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 25(01), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.29040/jap.v25i1.14284
Sadda, Y., & Januarti, I. (2023). Model Vousinas Dan Kecurangan Laporan Keuangan: Bukti Dari Perusahaan Perbankan Di Indonesia. Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 6(2), 355–374. https://doi.org/10.29303/akurasi.v6i2.414
Sari, M. P., Kiswanto, Rahmadani, L. V., Khairunnisa, H., & Pamungkas, I. D. (2020). Detection Fraudulent Financial Reporting and Corporate Governance Mechanisms Using Fraud Diamond Theory of the Property and Construction Sectors in Indonesia. Humanities & Social Sciences Reviews, 8(3), 1065–1072. https://doi.org/10.18510/hssr.2020.83109
Septriani, Y., & Handayani, D. (2018). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Analisis Fraud Pentagon. Jurnal Akuntansi, Keuangan Dan Bisnis, 11(1), 11–23. https://jurnal.pcr.ac.id/index.php/jakb/article/view/1701
Siregar, M. (2020). Pengaruh Crowe’s Fraud Pentagon Model terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan dengan Auditor Switching sebagai Variabel Moderasi. Prosiding Seminar Nasional Pakar, 1–6. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.6915
Vousinas, G. L. (2019). Advancing Theory of Fraud : the S.C.O.R.E Model. Journal of Financial Crime, March. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128
Watts, R. L., & Zimmerman, J. L. (1978). Towards a Positive Theory of the Determination of Accounting Standars. The Accounting Review, 53, No.1, 112–134. https://www.jstor.org/stabil/245729
William, T., & Reskino, R. (2023). Fraudulent Financial Reporting with Fraud Pentagon Perspective: The Role of Corporate Governance as Moderator. American Journal of Humanities and Social Science Resesarch (AJHSSR), 07(01), 18–38. https://doi.org/https://doi.org/10.12345/ajhssr.v7i1.001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fetricca Putri, Suripto Suripto, Mediya Destalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten, Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk ceramah dan buku,Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri, Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebutHak untuk masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini

