PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI ENTITAS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM)
DOI:
https://doi.org/10.0120/jkb.v4i1.439Keywords:
Laporan Keuangan, UMKM, SAK EMKMAbstract
Salah satu masalah yang dihadapi oleh UMKM adalah pencatatan serta pelaporan keuangan. Laporan keuangan UMKM cenderung sangat sederhana dan mengabaikan kaidah administrasi keuangan yang baik. Untuk memudahkan pencatatan dan pelaporan keuangan UMKM, Ikatan Akuntasi Indonesia (IAI) telah menyusun dan mengeluarkan SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah) dan mulai berlaku efektif sejak 1 Januari 2018. SAK EMKM dirancang sebagai bentuk laporan keuangan yang lebih sederhana dan mudah dipahami jika dibandingkan dengan standar akuntansi keuangan yang lain. SAK EMKM menerapkan prinsip pengukuran berdasarkan biaya yang telah terjadi, sehingga UMKM hanya perlu mencatat aset dan liabilitasnya sesuai dengan biaya perolehannya. Toko Baju Batam Wahyu merupakan salah satu dari sekian banyak usaha mikro, kecil dan menengah yang belum mengimplementasikan pencatatan dan pelaporan keuangan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melaksanakan studi dengan tujuan untuk membuat laporan keuangan UMKM Toko Baju Batam Wahyu berdasarkan prinsip SAK EMKM. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yaitu terdiri dari wawancara dan catatan transaksi mengenai pemasukan serta pengeluaran di UMKM Toko Baju Batam Wahyu. Hasil penelitian menunjukkan laporan keuangan UMKM Toko Baju Batam Wahyu berupa laporan posisi keuangan (neraca), Laporan laba/rugi dan catatan atas laporan keuangan.Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 WULAN Ramadhanti, Mediya Destalia, Prasetya Nugeraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten, Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk ceramah dan buku,Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri, Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebutHak untuk masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini

